Ketua : Firman Santosa and Isran Ramis
Ankusek : Lindra Sabana
Ankuang : Febri Khairul Anwar
Ankukedap : Ilham Yuliana Agung
Ankulat : Zulfahmi, Sofyan Saputra and Ahmad Kholil
Ankuperkap : Yulfendri and Luqman Adi Saputra
“All Nothing Without Scouting”
Selama di Pondok Modern Al-Kautsar, baru sekali ini ane di beri
hukuman meminta tanda tangan kepada asatidz yang semuanya sangat ane segani. Yang lebih membuat ane segan, ketika hendak meminta tanda tangan Ust. Abd. Rahman beliau marah dengan menampakkan muka masam ke ane… ane dah cukup paham, kalau Beliau marah Beliau takkan mukul, Beliau cukup menampakkan wajah masam saja, semua orang menjadi segan kepadanya. Beliau hanya memberi nasehat sedikit ketika itu, Belia bilang: “Kalau kamu bolos lagi, saya akan telpon Orang Tua kamu dan apabila masih mengulangi lagi, saya akan usir kamu dari Pondok yang suci ini”. Sekian…
Pada tanggal 26 Desember 2003 pada pukul 08:30 malam kami tiba di Gontor. Dengan disambut manis oleh teman-teman dari konsulat Riau yang nyantri di Gontor. Mereka semua sungguh baik, mereka telah mempersiapkan tempat penginapan untuk kami setibanya di Gontor, jadi kami tinggal terima bersih ja… mereka menempatkan kami di Musollah Al-Azhar Gontor. Cape’ euy… tapi memang, Pramuka tidak mengenal lelah. Setibanya di Gontor, kampung langsung mengelilingi Gontor ( maksudnya bukan ngelilingi doang, tapi jalan getoo ) sambil melihat para santri Gontor belajar malam dan melakukan aktifitasnya… seru emang Gontor!!! Dan malamnya, kami nggak langsung Bo-Bo… kita musyawarah dulu di Musollah yang dah menjadi kamar kami… kita musyawarah tentang kegiatan besok dan Iyaiyel apa yang akan kami bawakan pada esok hari. Dan paginya setelah bangun subuh and solat subuh, kita langsung latihan LKBB di lapangan basket depan Mahallah Al-Azhar. waw, terkejut melihat penampilan LKBB dari Pondok Modern yang lain seperti Darul Ma’rifat, Darul Muttaqin, dan Pondok-pondok yang lain… penampilan mereka sungguh Gaya and Extrim… kita jadi malu… tapi kita nggak patah semangat, kita justru malah bersemangat melihat mereka yang semangat and famiiar ke kita.
Pada tanggal 28 Desember 03, kami keluar dari musollah Al-Azhar dan berkemas menuju Lapangan Bola Kaki untuk mengikuti acara yagn sedang kami tunggu-tungu yakni LP3. semua peserta dah pada nggak sabaran pengen segera beradu kebolehan yang diadakan hanya dalam 3 hari saja. Sepanjang perjalanan perkemahan, kami merasa sedikit agak malu yang semua itu disebabkan kebodohan kami yang hanya bisa diam dan tidak bersemangat. Semua peserta perkemahan senantiasa bersemangat, hanya kami yang kurang bersemangat… walau bagaimanapun, Pondok Modern Al-Kautsar tidak bisa dianggap remeh!!! karna Al-Kautsar telah memenangi perlombaan dalam bidang keagamaan khususon. Yakni Juara Umum dalam bidang Musabaqah Tilawatil Qur’an dimenangkan oleh Sofyan Saputra dan Juara Umum lomba Azan yang dimenangkan oleh Firman Santosa (Gua sendiri getoo.. ehm…) dan masing-masing yang mendapatkan juara umum mendapatkan Wimpel. Alhamdulillah……… Perlombaan yang ane ikutin pada LP3 tersebut adalah
Setelah Perkemahan berakhir, kami pun hendak pergi dari Gontor… setelah perpisahan dengan konsulat Riau di Gontor, kami langsung menuju Borobudur. Pengen tau ja sih,,, gimana sih bentuk bangunan yang termasuk dalam 7 keajaiban dunia tersebut… Sampai di Borobudur Tample, eh eh eh eh…. ternyata Borobudurnya dah tutup!!! karna dah jam 05:30 sore… ya dah kami langsung ja balik… sebelumnya, kami singgah dulu ke Kost Ust. Wahyudin dan Ust. Disnedi di Jakarta Selatan. Mereka berdua adalah Mahasiswa UIN Suska Jakarta alumni Al-Kautsar. Kita menginap satu malam di Kos-kosan merea. Kebetulan lagi di Jaksel, ane telpon dah kakak ane yang kuliyah di IIQ Jaksel juga… eh eh eh… ternyata IIQ pas di depan UIN Suska. kebetula, ternyata kakak ane lagi nggak ada di Campus, ya dah kita langsung pergi ja ge…. Di malam harinya, kami nggak tidur langsung, kita menggunakan malam tersebut dengan jalan-jalan ke Menara Monas di sebelah Masjid Istiqlal. Dan keesokan harinya, barulah kami menuju Pondok Modern Al-Kautsar dengan memawa 2 Wimpel hasil kemenangan kami di Gontor yang menjadi motifasi bagi para santri Pondok Modern Al-Kautsar untuk senantiasa menyukai Pramuka. Nah, begitu lah kisah gua ketika mengikuti Lomba Perkemahan Penggalang dan Penegak XVI (LP3 XVI) se-Indonesia antar Pondok Modern Gontor dan Pondok Alumni Gontor dalam rangka hari ulang tahun Khutbarul ‘Arsyi di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo Indonesia. Sekian…
